Blok konten utama
-
IUS SOLI DAN SANGUINIS ASAS KEWARGANEGARAAN
-
Siska adalah seorang anak yang lahir di negara Ametis. Negara Ametis menganut asas Ius Soli murni. Ayah Siska berasal dari negara Beryl, sedangkan ibunya berasal dari negara Citrine.
- Negara Beryl menganut asas Ius Sanguinis murni Negara Citrine juga menganut asas Ius Sanguinis murni,
- namun negara citirine memiliki aturan khusus: "Kewarganegaraan hanya diberikan jika anak tersebut tidak mendapatkan kewarganegaraan dari pihak ayah."
Pada usia 22 tahun, Siska yang selama ini tinggal di negara Ametis memutuskan untuk pindah dan bekerja di negara Beryl. Namun, negara Beryl memiliki aturan bahwa setiap warga negaranya yang lahir di luar negeri harus melakukan "Pernyataan Loyalitas" sebelum usia 21 tahun untuk tetap diakui sebagai warga negara. Siska baru mengetahui hal ini saat ia mengurus izin kerja.
Pertanyaan Analisis:
- Analisis Status Awal: Berdasarkan asas-asas yang berlaku di ketiga negara tersebut pada saat Siska lahir, apakah Siska mengalami Apatride atau Bipatride, Jelaskan rincian statusnya terhadap masing-masing negara!
- Evaluasi Konflik Hukum: Apa dampak hukum dari kelalaian Siska yang tidak melakukan "Pernyataan Loyalitas" di negara Beryl sebelum usia 21 tahun terhadap status kewarganegaraannya secara keseluruhan?
Seandainya negara Ametis bukan penganut Ius Soli melainkan Ius Sanguinis, bagaimana nasib kewarganegaraan Siska setelah ia melewati usia 21 tahun? Jelaskan risiko kerumitan internasional yang akan ia hadapi!
-
Dibuka: Selasa, 10 Maret 2026, 00:00Jatuh tempo: Selasa, 17 Maret 2026, 00:00
BAGI SISWA SISWI YANG BELUM MENGERJAKAN ATAU REMEDIAL KERJAKANLAH SOAL BERIKUT INI
(Bagi untuk yg remedial silahkan kerjakan nomer yang SALAH saja kerrjakan kedalam jawaban yang benar)
- Negara X menganut asas Ius Sanguinis murni, sedangkan Negara Y menganut asas Ius Soli murni. Sepasang suami istri warga negara X melahirkan seorang anak di wilayah Negara Y. Analisislah status kewarganegaraan anak tersebut dan jelaskan alasannya!
- Indonesia menganut asas Ius Sanguinis secara umum, namun juga mengenal asas Ius Soli terbatas sebagaimana diatur dalam UU No. 12 Tahun 2006. Berikan satu contoh skenario di mana seorang anak bisa mendapatkan kewarganegaraan Indonesia melalui asas Ius Soli terbatas tersebut.
- Kewarganegaraan ganda seringkali dianggap memberikan keuntungan, namun juga menimbulkan masalah hukum (komplikasi). Analisislah apa saja permasalahan yang mungkin timbul bagi seseorang yang berstatus Bipatride terkait dengan hak dan kewajiban bela negara (wajib militer) atau perlindungan diplomatik.
-